Kisah Sahabat Nabi: Umar bin Khattab

Kisah Umar bin Khattab Mau tahu bagaimana biografi dan juga perjalanan kisah Umar bin Khattab secara lengkap? Teman-teman bisa simak tulisan dibawah ini sampai selesai. Karena Umar bin Khattab ini merupakan salah satu tokoh Islam yang sangat inspiratif.

Teman-teman mungkin masih ada yang belum mengenal, siapa sebenarnya salah satu sahabat Nabi Muhammad satu ini ? Bagaimana perjalanan Sahabat Umar bin Khattab dalam menyebarkan dakwah Islam. Lalu pelajaran apa yang bisa diambil dari kisah Umar bin Khattab ini untuk kita semua.

Biografi dan Kisah Umar bin Khattab

Adapun biografi dari Umar bin Khattab adalah beliau lahir tahun 583 Masehi. Umar bin khattab dilahirkan di kota Mekkah dari suku Bani Adi, suku ini adalah salah satu rumpun suku Quraisy, yang terbesar di kota Mekkah saat itu.

Ayah Umar bernama Khattab bin Nufail Al Shimh Al Quraisyi. Sedangkan ibunya bernama Hantamah binti Hasyim, yang berasal dari marga Bani Makhzum. Karena pengaruh Umar bin Khattab yang sangat besar sebagai tokoh dalam penyebaran agama Islam, Michael H. coronary heart menempatkannya sebagai orang paling berpengaruh nomor 51 sedunia sepanjang masa.

Umar bisa dibilang berasal dari keluarga kelas menengah saat zaman jahiliyyah, tapi setelah masa itu ia tetap hidup dengan sederhana .Ia sudah bisa membaca dan menulis, yang pada masa itu merupakan sesuatu yang langka.

Umar Bin Khattab adalah salah satu sahabat terbaik Nabi Muhammad, sehingga diberikan julukan oleh Nabi Al-faruq yang berarti “Pemisah”, yaitu orang yang mampu memisahkan antara kebenaran dan kebatilan.

Mempunyai fisik yang kuat membuat Umar pernah menjadi pemenang kompetisi gulat di Mekkah. Kebiasaan yang sering dilakukannya pada masa jahiliyyah adalah mabuk-mabukan.

Saat Nabi Muhammad menyebarkan agama Islam secara terbuka di Mekkah, Umar termasuk salah satu yang sangat membenci dan antipati.

Kaum Muslim saat itu mengakui bahwa Umar adalah lawan yang paling mereka perhitungkan, dikarenakan Umar dikenal sebagai ahli strategi perang dan seorang prajurit yang sangat tangguh pada setiap peperangan.

Umar juga dikenal sebagai orang yang paling banyak dan paling sering menggunakan kekuatannya untuk menyiksa pengikut Nabi Muhammad saat zaman jahiliyah dulu.

Kisah Umar Bin Khattab

Tahukah teman-teman, kisah Umar bin Khattab saat masa jahiliyah. Dia merupakan orang yang paling benci terhadap ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad.

Pada puncak kebenciannya, Umar memutuskan untuk mencoba membunuh Nabi Muhammad, namun saat dalam perjalanannya ia bertemu dengan salah seorang pengikut Nabi Muhammad yang bernama Nu’aim bin Abdullah dan kemudian Nu’aim ini memberikan kabar bahwa saudari Umar telah memeluk Islam atau menjadi mualaf.

Dimana agama yang dipeluk adiknya adalah ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad, orang yang ingin sekali dibunuhnya.

Karena berita itu, Umar sangat kaget dan pulang ke rumahnya untuk menghukum adiknya, sesampainya dirumah dalam suatu riwayat, ia melihat saudarinya itu sedang membaca Al Qur’an surat Thoha ayat 1-8, dan semakin marahlah Umar dan memukul saudarinya. Saat melihat saudarinya berdarah oleh pukulannya tadi, ia menjadi iba, dan melihat isi dari ayat tersebut.

Setelah kejadian itu Umar lalu menyatakan untuk memeluk Islam. Hal ini membuat seisi Mekkah terkejut karena seseorang yang terkenal paling keras menentang dan paling kejam dalam menyiksa para pengikut Nabi Muhammad kemudian memeluk ajaran yang sangat dibencinya tersebut, akibatnya Umar dikucilkan dari pergaulan Mekkah dan ia menjadi kurang atau tidak dihormati lagi oleh para petinggi Quraisy yang selama ini membelanya.

Umar bin Khattab akhirnya ikut Nabi Muhammad dan memeluk agama Islam pada tahun 622 M. Setelah menjadi mualaf, Umar bin Khattab adalah seorang yang sangat membela Nabi Muhammad dalam berhijrah, padahal waktu zaman jahiliyah dulu, Umar ini sangat membenci ajarannya , perubahan drastis.

Ia juga dikenal sebagai seorang yang ditakuti oleh kaum Muslim pada masa itu. Dan ia juga menentang teman-teman pada masa jahiliyyahnya dulu yang memerangi dan menyiksa Nabi Muhammad.

Saat kabar wafatnya Nabi Muhammad tanggal 12 Rabiul Awal, 10 Hijriah. Umar dikabarkan sebagai salah seorang yang paling terguncang atas kejadian tersebut. siapapun memandikan atau menyiapkan jasadnya untuk pemakaman.

Akibat syok yang ia terima, Umar berkata “Sesungguhnya beberapa orang munafik menganggap bahwa Nabi Muhammad telah wafat. Sesungguhnya dia tidak wafat, tetapi pergi ke hadapan Tuhannya, seperti dilakukan Musa bin Imran yang pergi dari kaumnya. Demi Allah dia benar-benar akan kembali. Barang siapa yang beranggapan bahwa dia wafat, kaki dan tangannya akan kupotong”.

Umar adalah khalifah kedua dari khulafaurasyyidin yang empat. Bisa dibilang ia adalah pemimpin yang memiliki sikap paling tegas diantara pemimpin lainnya. Saat Abu Bakar menjabat sebagai khalifah pertama, disaat itu juga Umar Bin Khattab menjadi salah satu penasehatnya.

Pada masa berakhirnya kepemimpinan Abu Bakar pada tahun 634 M, Umar ditunjuk untuk menggantikan Abu Bakar menjadi khalifah dalam sejarah Islam.

Keberhasilan selama Umar bin Khattab menjabat sebagai khalifah adalah kekuasaan Islam tumbuh sangat pesat. Dan juga Islam dapat mengambil alih Mesopotamia dan sebagian Persia dari tangan dinasti Sassanid dari Persia (yang mengakhiri masa kekaisaran sassanid) serta mengambil Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara dan Armenia dari kekaisaran Romawi (Byzantium). Saat itu ada dua negara adi daya yaitu Persia dan Romawi.

Jasa Umar bin Khattab saat menjadi khalifah sangat besar. Salah satunya ia melakukan banyak reformasi secara administratif dan mengontrol dari dekat kebijakan publik, termasuk membangun sistem administrasi untuk daerah yang baru ditaklukkan.

Selain itu teman-teman, Ia juga memerintahkan agar menyelenggarakan sensus di seluruh wilayah kekuasaan Islam. Tahun 638, ia memerintahkan untuk memperluas dan merenovasi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Medinah. Ia juga memulai proses kodifikasi hukum Islam.

Umar bin Khattab wafat pada hari Rabu, 25 Dzulhijjah 23 H/644 M. Ia dibunuh oleh Abu Lukluk (Fairuz), seorang budak yang fanatik. Kejadian ini berlangsung saat Umar ingin memimpin shalat subuh berjamah.

Pembunuhan ini menurut suatu riwayat adalah karena dendam pribadi Abu Lukluk (Fairuz) terhadap Umar. Fairuz merasa sakit hati atas kekalahan Persia, yang saat itu merupakan negara adidaya.

Oke teman-teman, banyak nih pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah Umar bin Khattab seorang sahabat Nabi yang Inspiratif, diantaranya adalah semangatnya dalam menyiarkan agama Islam di dunia.

Dan juga kita jangan melihat seseorang dari keburukannya di masa lalu, karena seseorang dapat berubah lebih baik lagi di masa di depannya.

Pada masa jahiliyah Umar dikenal sebagai pribadi yang kejam, namun setelah memeluk Islam, semua persepsi itu berubah. Ia menjadi pribadi yang sangat membela dan melindungi Nabi Muhammad dalam menyiarkan Islam.

Itulah kisah dan biografi tentang Umar bin Khattab, salah satu tokoh Islam yang mempunyai pengaruh cukup besar dan begitu insiparatif. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment