Inilah Penyebab, Gejala dan Obat Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner – Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit paling mematikan di negara maju dan berkembang. Di Indonesia sendiri penyakit jantung menempati posisi 3 peringkat penyebab kematian.

Penyakit jantung koroner disebabkan karena terjadi penyumbatan pembuluh arteri. Pembuluh arteri adalah pembuluh darah yang berhubungan langsung dengan jantung dan sebagai pipa utama keluarnya darah yang dipompa oleh jantung.

Pembuluh arteri sendiri mengalami penyumbatan dikarenakan adanya endapan lemak yang menumpuk pada dinding arteri. Karena terjadi penyempitan maka tekanan darah yang dihasilkan melemah.

Akibatnya peredaran darah tidak lagi sempurna. Berikut akan kami paparkan beberapa penyebab penyakit jantung koroner serta gejala-gejalanya.

Faktor Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Pola makan tidak sehat menjadi pangkal munculnya penyakit jantung koroner. Dengan pola makan buruk akan timbul beberapa masalah yang itu akan menjadi penyebab utama penyakit jantung koroner.

Penyakit turunan yang timbul dari pola makan buruk adalah obesitas, kolesterol tinggi, hipertensi, hingga diabetes. Dan penyakit-penyakit turunan inilah yang menjadi penicu penyakit jantung koroner.

Selain faktor pola makan yang tidak sehat, faktor turunan dan penuaan menjadi faktor lain penyebab penyakit jantung koroner.

Kadar Kolesterol Tinggi

Sebenarnya kolestrol adalah senyawa yang bermanfaat bagi tubuh. Fungsinya sebagai pembentuk dinding sel dan hormon. Dua pertiga kolestrol dihasilkan oleh hati.

Kolesterol diedarkan ke seluruh tubuh melalui molekul lipoprotein. Lipoprotein sediri terbagi menjadi 2 yaitu LDL (Low Density Lipoprotein) yang membawa kolesterol dari hati ke sel-sel tubuh dan HDL (High Density Lipoprotein) yang bekerja sebaliknya.

Jika LDL terlalu banyak atau HDL terlalu sedikit maka yang terjadi adalah penumpukan kolesterol pada dinding arteri yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau yang biasa disebut hipertensi ternyata menjadi salah satu faktor penyakit jantung koroner. Tekanan darah yang tinggi akan menambah kerja jantung sehingga dinding jantung menebal dan kaku. Akibatnya resiko penyakit jantung koroner meningkat.

Diabetes Mellitus

Bagi anda penderita diabetes mellitus anda harus benar-benar menjaga pola makan yang sehat. Kadar gula darah yang tidak terkontrol akan meningkatkan resiko penyakit jantung koroner. Fakta menyebutkan dua pertiga penderita diabetes meninggal karena penyakit jantung dan gangguan kardiovaskuler lainnya.

Obesitas

Obesitas atau kegemukan menjadi salah satu faktor timbulnya penyakit tekanan darah tinggi dan diabetes mellitus. Orang yang mengalami kegemukan juga cenderung memiliki LDL tinggi atau HDL yang rendah yang menjadi penyebab utama penyakit jantung koroner.

Trombosis

Trombosis adalah gumpalan darah pada salah satu dari kedua pipa pembuluh darah jantung yaitu arteri dan vena. Penggumpalan yang terjadi pada pembuluh arteri jelas akan meningkatkan resiko penyakit jantung koroner. Salah satu faktor terjadinya trombosis adalah merokok. Dengan merokok resiko terjadinya trombosis meningkat beberapa kali lipat.

Penuaan

Tua adalah kepastian yang akan dialami semua manusia yang memiliki umur cukup panjang. Saat usia menjadi tua berarti organ-organ yang bekerja dalam tubuh juga mengalami penuaan termasuk jantung. Lebih dari 80 persen penderita penyakit jantung koroner memiliki usia diatas 60 tahun.

Keturunan

Salah satu faktor penyakit jantung koroner adalah turunan. Resiko terkena penyakit jantung koroner akan meningkat jika orang tua kita juga terkena penyakit ini.

Gejala Penyakit Jantung Koroner

Setelah kita mengetahui faktor penyebabnya maka perlu kita tahu gejala penyakit jantung koroner yang siapa tahu kita pernah mengalaminya.

Nyeri di Bagian Dada

Jika anda sering merasakan nyeri pada bagian dada, bisa jadi itu adalah gejala penyakit jantung koroner. Nyeri yang terjadi biasanya akan menjalar hingga lengan kiri bahkan hingga punggung.

Nyeri ini terjadi jika anda sedang melakukan berbagai aktifitas, dan akan hilang jika anda mulai beristirahat. Nyeri yang muncul dikarenakan terjadinya penyumbatan pembuluh arteri jantung.

Denyut Jantung Tidak Teratur

Ketidakteraturan denyut jantung umumnya terjadi akibat penebalan otot pada katup jantung. Jika anda mengalaminya segera periksakan ke dokter, karena bisa jadi anda mengalami penyakit jantung koroner.

Mudah Lelah

Pada kondisi normal orang akan merasa lelah dan berkeringat ketika melakukan berbagai aktifitas yang memerlukan energi. Namun jika yang terjadi adalah kelelahan bahkan berkeringat tanpa melakukan aktifitas berat dimungkinkan anda mengalami gejala penyakit jantung koroner.

Sakit Kepala

Bagi orang yang memiliki masalah pada jantungnya maka akan merasakan sakit kepala saat terkena sinar matahari. Hal ini berpengaruh pada kecepatan denyut jantung.

Menurut sebuah studi di Amerika wanita yang sering mengalami migrain atau gangguan visual setidaknya dua kali dalam kurun waktu sebulan dimungkinkan terjadi gejala perkembangan penyakit jantung.

Mual dan Bengkak

Salah satu gejala penyakit jantung koroner ialah terjadinya mual yang berlebih. Gejala gangguan jantung berakibat terjadinya pembengkakan pada bagian perut sehingga menyebabkan terjadi mual yang berlebih.

Selain pembengkakan yang terjadi pada perut, gejala penyakit jantung koroner juga memungkinkan terjadinya pembengkakan pada kaki.

Sesak Nafas

Sesak nafas terjadi karena kapasitas pompa jantung berkurang sehingga darah yang berasal dari paru-paru justru menumpuk pada bilik kiri. Akibatnya terjadi sesak nafas.

Biasanya orang yang sudah mengalami sesak nafas berlebih akan menggunakan bantal yang bertumpuk-tumpuk ketika tidur untuk menghilangkan sesak nafas yang dialaminya.

Merasa Cemas

Merasa cemas adalah hal yang biasa namun pada penderita penyakit jantung koroner adalah hal dapat memperparah penyakit itu sendiri. Tekanan psikologis dan stres dapat menyebabkan serangan jantung lebih sering dari keadaan normal.

Semakin kita mengetahui seluk-beluk penyakit jantung semakin kita mudah menanganinya. Dengan mengetahui berbagai gejala penyakit jantung koroner semoga membuat kita lebih waspada terhadap penyakit ini.

Serba-serbi Penyakit Jantung

Kolesterol Tidak Menyebabkan Penyakit Jantung Koroner

Tahukan anda, kolesterol yang menjadi penyebab tersumbatnya pembuluh arteri koroner sebenarnya merupakan senyawa yang bermanfaat bagi tubuh. Fungsinya utamanya sebagai pembentuk dinding sel dan hormon.

Dan dua pertiga senyawa kolestrol dalam tubuh dihasilkan oleh hati kita sendiri. Hanya saja pola hidup yang tidak sehat membuat senyawa kolesterol menumpuk dan menjadi racun bagi tubuh kita. Segala sesuatu yang berlebih memang tidak baik bukan?

Bantal Menunjukkan Seberapa Parah Gejala Penyakit Jantung Koroner

Salah satu gejala penyakit jantung koroner adalah sesak nafas. Sesak nafas mungkin hal yang biasa kita lihat. Namun bagi penderita penyakit jantung koroner ada perbedaan.

Ketika tidur guna menghindari sesak nafas, para penderita penyakit jantung koroner menggunakan ganjal kepala alias bantal lebih banyak dari orang normal. Semakin banyak bantal yang bertumpuk sebagai ganjal kepala semakin parah penyakit jantungnya.

Air Panas Pemicu Serangan Penyakit Jantung

Sebuah penelitian di Jepang tahun 2005-2007 menyatakan bahwa serangan jantung meningkat hingga 10 kali lipat pada musim dingin daripada ketika musim hangat. Mandi air panas pada cuaca dingin akan mengakibatkan turunnya tekanan darah secara drastis.

Dan hal ini akan berdampak pada penurunan fungsi kerja jantung secara mendadak. Inilah yang menyebabkan terjadi serangan jantung mendadak.

Jika muncul tanda-tanda serangan penyakit jantung jangan minta bantuan teman atau kerabat

Jangan minta pertolongan pada teman, kerabat atau tetangga jika anda merasakan tanda-tanda serangan jantung. Tindakan paling tepat adalah segera telepon minta pertolongan pihak rumah sakit yang siap menangani penyakit jantung.

Pastikan juga rumah sakit yang anda hubungi memiliki ambulans. Jadi tak ada salahnya siap-siap dari sekarang mencari nomor telepon rumah sakit yang mampu menangani penyakit jantung plus memiliki ambulans yang siap menjemput pasien.

Balon Adalah Obat Penyakit Jantung

Ditemukan sebuah teknologi baru untuk mengobati penyakit jantung koroner tanpa melakukan operasi dengan bantuan balon. Percutaneous Coronary Intervention (PCI) adalah proses melebarkan pembuluh darah yang tersumbat dengan memasukkan balon.

Balon yang kemudian mengembang akan mendesak pembuluh darah sehingga luas penampangnya melebar alias ikut mengembang karena sifatnya yang elastis. Setelah cukup lebar kemudian pembuluh darah ini disangga dengan selongsong metal agar tidak kembali menyempit dan menyumbat pembuluh darah.

Obat Penyakit Jantung Tanpa Operasi Bedah

Semua penyakit pasti ada obatnya kecuali penyakit tua, tak terkecuali obat penyakit jantung. Penyakit jantung menjadi salah satu penyebab kematian terbesar orang dewasa di dunia.

Penyakit jantung sendiri kebanyakan terjadi karena pola hidup yang tidak sehat. Faktor lainnya adalah penyakit turunan. Kasus lain terjadi karena fungsi organ tubuh yang telah termakan oleh usia.

Jika telah positif terkena penyakit jantung, pengobatan paling populer untuk menyembuhkannya adalah dengan operasi. Namun bagi sebagian orang operasi menjadi hal yang patut dihindari, selain biaya yang mahal rasa sakit pembedahan menjadi momok yang menakutkan bagi beberapa penderita penyakit jantung.

Faktor mental menjadi sangat penting untuk menjalani operasi sebagai obat penyakit jantung. Bisa-bisa malah kalah sebelum bertanding alias meninggal karena takut dioperasi.

Perkembangan teknologi sekarang sudah kian maju, berbagai metode penyembuhan penyakit jantung mulai bermunculan. Termasuk pengobatan penyakit jantung tanpa operasi.

Berikut akan kami rangkumkan beberapa pengobatan penyakit jantung tanpa operasi dalam artikel Obat Penyakit Jantung Tanpa Bedah.

Obat Penyakit Jantung Dengan Plaquex Therapy

Terapi jantung koroner yaitu terapi menggunakan bahan ekstrak kedelai yang dapat melarutkan endapan kolesterol dalam pembuluh darah sehingga dapat melancarkan peredaran darah.

Sekelompok dokter dari Medical Center Swiss telah mengembengkan produk generik dari ekstrak kedelai dengan nama Phosphatidylcholine atau Lecithin yang memiliki kemampuan untuk melarutkan kolesterol dalam pembuluh darah. selain itu Lecithin juga bermanfaat meremajakan sel.

Teknologi Obat Penyakit Jantung Dengan Percutaneous Coronary Intervention (PCI)

PCI pada dasarnya ialah melakukan pelebaran pembuluh darah kemudian pembuluh darah tersebut disangga dengan menggunakan selongsong metal agar tidak menyempit kembali.

Prosesnya ialah dengan memasukkan balon pada pembuluh darah untuk melebarkan pembuluh yang tersumbat, karena pembuluh darah pada dasarnya bersifat elastis.

Setelah dilebarkan maka pembuluh darah akan disangga dengan selongsong metal yang menjaga pembuluh darah agar tidak menyempit seperti kondisi semula.

Sudah banyak dokter Indonesia yang mampu malakukan teknik ini, tingkat keberhasilannya beskisar 80 hingga 90 persen. Selain lebih aman, masa pemulihan teknik PCI lebih cepat dari bedah operasi. PCI jelas menjadi obat penyakit jantung tanpa operasi yang aman.

Itulah tips kesehatan tentang beberapa teknologi baru seputar obat penyakit jantung tanpa pembedahan. Semoga Bermanfaat.

Leave a Comment