Jasa Aqiqah Jogja | Paket Aqiqah Murah, Amanah dan Sesuai Syariah

Jasa Aqiqah Jogja – Kami merupakan jasa layanan aqiqah yang sudah berjalan kurang cukup lama, dan sudah dikenal banyak orang. Usaha kami melayani mulai dari pengadaan kambing, pemotongan, memasak, mengantar sampai pada pendistribusiannya, baik ke pesantren, yayasan maupun ke masyarakat.

Untuk membantu Anda dalam melaksanakan aqiqah, kami siap melayani Anda dengan sepenuh hati. Kami dibantu dengan tenaga professional dibidangnya menjadikan kami pilihan yang tepat dalam pelaksanaan aqiqah Anda.

Kami berharap Anda puas dengan pelayanan yang kami berikan sehingga Anda pun tidak kecewa dan kembali memesan jasa aqiqah kami.

Apa Itu Aqiqah?

Aqiqah adalah prosesi ibadah sunnah muakkadah yang dilakukan dengan penyembelihan hewan berupa domba atau kambing, dua ekor untuk laki-laki dan satu ekor untuk perempuan (lihat : HR.Ahmad), dagingnya dibagikan kepada fakir miskin, yang bertujuan semata-mata mencari keridhoan Alloh SWT.

Aqiqah dilakukan berbarengan dengan perintah mencukur bayi dan sekaligus memberikan nama, dan dilakukan pada hari ke-7. (lihat : HR. Tirmidzi), walaupun pada prakteknya aqiqah ada yang melakukannya pada hari ke-14 atau ke-21 dan selanjtunya sampai kelipatan tujuh.

Sebagian pendapat aqiqah dapat dilakukan diluar masa tersebut bila ada sebab yang menjadikan orang tua belum mampu untuk melakukan tepat pada hari ke tujuh, pendapat lain aqiqah biasa dilakukan sampai batas usia baligh dan bila sudah dewasa maka boleh dilakukan aqiqah tetapi oleh diri sendiri seiring dengan gugurnya kewajiban orang tua untuk mengaqiqahkan anaknya.

Hukum Aqiqah

Terkait dengan hukum aqiqah terjadi perbedaan pendapat di kalangan fuqaha, yang mengatakan hukumnya wajib dan ada yang berpendapat sunnah muakkadah, dan ada pula yang menolak aqiqah ini disyariatkan. Pendapat terakhir merupakan pendapat ahli fiqih hanafiyah, selanjutnya yang memberi hukum wajib adalah adalah Ibnu Sa’ad, Hasan Basri dan Al-Laits.

Sementara yang memiliki pendirian sunnah muakkadah yaitu sebagain besar ulama ahli fiqih, diantaranya ; Imam Syafi’I, imam Maliki, dan Imam Ahmad, dan pendapat yang teraklhir ini adalah yang terkuat mengenai aqiqah.

Kenapa Harus Aqiqah

Aqiqah merupakan salah satu ajaran islam yang dicontohkan Rasulullah yang mengandung hikmah dan manfaat yang baik yang bisa kita petik di dalamnya, seperti halnya perbuatan sunnah lainnya yang tentunya kita sebagai orang muslim berkewajiban untuk mencontoh Rasulullah, baik dalam ucapan, sikap dan perbuatan.

Walaupun Rasulullah melakukan aqiqah tidak pada saat beliau berumur tujuh tahun, karena pada saat itu aqiqah belum disyariatkan, akan tetapi menurut keterangan lain Rasulullah melakukan aqiqah pada saat dewasa tentunya setelah beliau diangkat menjadi Nabi dan Rasul. Sehingga praktek ini dijadikan alasan juga bagi yang berpendapat bahwa aqiqah bisa dilaksanakan setelah kita dewasa.

Terlepas dari perdebatan di atas, sudah sepakat bahwa aqiqah merupakan syariat yang dicontohkan oleh Rasulullah, sebab aqiqah mengandung hikmah dan manfaat di dalamnya, yakni mendorong kita sebagai orang tua memiliki jiwa dermawan, dengan memberi daging aqiqah kepada masyarakat miskin atau tetangga dekat, juga akan menjadikan keberkahan bagi anak yang dilahirkan dengan di gadaikan atau ditebus oleh orang tuanya sehingga diharapkan si anak mendapat keberkahan.

Disamping itu secara sosial, masyarakat sekitar merasakan kemanfaatannya dengan menerima pemberian berupa daging aqiqah yang bisa jadi bagi mereka sangat jarang mengkonsumsi daging, dan tentunya sebagai syiar bahwa agama islam memiliki kepedulian terhadap sesama.

Bagaimana Cara Aqiqah

Alloh dan Rasulnya memberi kemudahan cara beraqiqah , bahwa ber-aqiqah cukup dengan menyembelih satu ekor kambing bagi bayi perempuan dan dua ekor kambing bagi bayi laki-laki, sebagaimana hadist Rasulullah;
“Barangsiapa diantara kamu ingin beribadah tentang anaknya, maka kerjakanlah (aqiqah) untuk anak laki-laki dua ekor kambing sama umurnya, dan untuk anak perempuan satu ekor kambing” . (H.R. Ahmad, Abu Dawud, dan Nasai)

Kambing aqiqah tersebut disembelih dengan atas nama anak yang yang dilahirkan, kemudian dagingnya dibagikan kepada fakir miskin, yatim piatu dan masyarakat mustad’afin (masyarakat lemah), dalam hal aqiqah sama dengan qurban yaitu tetangga boleh untuk diberi sebagai rasa syukur kita dan berbagi kegembiraan dengan masyarakat terdekat, bahkan keluarga yang beraqiqah dibolehkan mencicipi alakadarnya. Daging aqiqah tersebut dibagikan boleh dalam keadaan mentah dan lebih utama dalam keadaan sudah dimasak.

***Untuk informasi pemesanan, harga dan keterangan lebih lanjut anda dapat menghubungi via telp/SMS/WA 082195663320 (Aziz) | BBM: 56779B40 | Email: [email protected]***

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.